Senin, 18 Oktober 2010

BADAN USAHA DALAM TATANAN EKONOMI

BADAN USAHA DALAM TATANAN EKONOMI
LATAR BELAKANG KEGIATAN INDUSTRI DAN PERDAGANGAN
  • Dalam msyarakat yang primitive, masyarakat memenuhi kebutuhanya sendiri
  • Kegiatan perdagangan dilakukan setelah seseorang merasa kelbihan atas barang atau peralatan yang dibutuhkan
  • Semakin majunya pemikiran manusia, makin majunya perekonominya
  • Peranan kegiatan industry dan perdagangan semakin mempermudah masyarakat memperoleh barang dan jasa yang di butuhkan.
Bisnis adalah sesuatu organisasi yang menjual barang dan jasa untuk memperoleh keuntungan, menurut para ahli bisnis itu ;
  • Brown dan Petrello (1976) : “Business is an institution which produces goods and services demanded by people”. Artinya bisnis ialah suatu lembaga yang menghasilkan barang dan jasa yang dibutuhkan oleh masyarakat. Apabila kebutuhan masyarakat meningkat, maka lembaga bisnis pun akan meningkat pula perkembangannya untuk memenuhi kebutuhan tersebut, sambil memperoleh laba.
  • Steinford ( 1979) : “Business is all those activities involved in providing the goods and services needed or desired by people”. Dalam pengertian ini bisnis sebagai aktifitas yang menyediakan barang atau jasa yang diperlukan atau diinginkan oleh konsumen. Dapat dilakukan oleh organisasi perusahaan yang memilki badan hukum, perusahaan yang memiliki badan usaha, maupun perorangan yang tidak memilki badan hukum maupun badan usaha seperti pedagang kaki lima, warung yang tidak memiliki Surat Izin Tempat Usaha (SITU) dan Surat Izin Tempat Usaha (SIUP) serta usaha informal lainnya.
  • Griffin dan ebert (1996) : “Business is an organization that provides goods or services in order toearn provit”. Sejalan dengan definisi tersebut, aktifitas bisnis melalui penyediaan barang dan jasa bertujuan untuk menghasilkan profit (laba). Suatu perusahaan dikatakan menghasilkan laba apabila total penerimaan pada suatu periode (Total Revenues) lebih besar dari total biaya (Total Costs) pada periode yang sama. Laba merupakan daya tarik utama untuk melakukan kegiatan bisnis, sehingga melalui laba pelaku bisnis dapat mengembangkan skala usahanya untuk meningkatkan laba yang lebih besar.
  • Hughes dan Kapoor : “Business is the organized effort of individuals to produce and sell for a provit, the goods and services that satisfy societies needs. The general term business refer to all such efforts within a society or within an industry”. Maksudnya Bisnis ialah suatu kegiatan usaha individu yang terorganisasi untuk menghasilkan dan menjual barang dan jasa guna mendapatkan keuntungan dalam memenuhi kebutuhan masyarakat dan ada dalam industri. Orang yang mengusahakan uang dan waktunya dengan menanggung resiko dalam menjalankan kegiatan bisnis disebut Entrepreneur.
  • Allan Afuah (2004) : “Bisnis merupakan sekumpulan aktifitas yang dilakukan untuk menciptakan dengan cara mengembangkan dan mentransformasikan berbagai sember daya menjadi barang atau jasa yang diinginkan konsumen.
  • Glos, Steade dan Lowry (1996) : Bisnis adalah jumlah seluruh kegiatan yang diorganisir oleh orang-orang yang berkecimpung dalam bidang perniagaan dan industry yang menyediakan barang dan jasa untuk kebutuhan mempertahankan dan memperbaiki standard serta kualitas hidup mereka.
  • Musselman dan Jackson (1992) : Suatu aktivitas yang memenuhi kebutuhan dan keinginan ekonomis masyarakat dan perusahaan diorganisasikan untuk terlibat dalam aktivitas tersebut.
SUMBER EKONOMI
Suatu kegiatan usaha tersebut di lakukan dengan memahami aspek – aspeknya, dalam hal ini sumber ekonomi memiliki beberapa aspek ;

MEN (manusia)
Manusia bias berguna dalambisnis sebagai tenaga kerja atau konsumen dari produk perusahaan

MONEY (uang)
Uang atau modal usaha yang dipergunakan untuk menghasilkan barang atu produk.

MATERIALS (material)
Sebagai faktor pendukung utama dalam membuat produk, misal bahan baku

METHODS (metode)
Ide- idea tau inisiatif yang ditunjukan untuk mengorganisir dan mengkoordinir faktor-faktor lain dengan baik

TUJUAN BISNIS
tujuan dari bisnis adalah menyediakan produk berupa barang atau jasa untuk memenuhi kebutuhan konsumen serta memperoleh keuntungan dari aktivitas yang dilakukan.
Dalam jangka panjang, tujuan yang ingin dicapai tidak hanya untuk memenuhi kebutuhan konsumen, namun terdapat banyak hal yang ingin dicapai oleh perusahaan dalam bisnisnya, diantaranya:
  •  Market standing, yaitu penguasan pasar yang akan menjadi jaminan bagi perusahaan untuk memperoleh pendapatan penjualan dan profit dalam jangka panjang.
  •  Innovation yaitu inovasi dalam produk (barang atau jasa) serta inovasi keahlian. Tujuan bisnis yang ingin dicapai melalui inovasi adalah menciptakan nilai tamabah pada suatu produk, misalnya shampoo 2 in 1.
  •  Physical and financial resources, perusahaan memiliki tujuan penguasaan terhadap sumber daya fisik dan keuangan untuk mengembangkan perusahaan menjadi semakin besar dan semakin menguntungkan.
  •  Manager performance and development, manager merupakan orang yang secara operasional bertanggung jawab terhadap pencapaian tujuan organisasi. Untuk dapat mengelola perusahaan dengan baik, manager perlu memiliki berbagai kemampuan dan keahlian yang sesuai dengan profesinya. Maka diperlukan peningkatan kinerja dan pengembangan kemampuan manager melalui serangkaian kegiatan kompensasi yang menarik dan program training and development yang berkelanjutan.
  •  Worker Performance and Attitude, untuk kepentingan jangka panjang, maka sikap para karyawan terhadap perusahaan dan pekerjaan perlu diperhatikan agar dapat bekerja dengan baik.
  •  Public Responsibility, bisnis harus memiliki tanggung jawab sosial seperti memajukan kesejahteraan masyarakat, mencegah terjadinya polusi dan menciptakan lapangan kerja, dll
Klasifikasi bisnis memiliki beberapa jenis yaitu, usaha pertanian, produksi bahan mentah, pabrik atau manufaktur, konstruksi, perdaganan besar kecil dan lain-lain. Dalam perdagangan besar kecil emiliki perbedaan yaitu dalam bidang struktur organisasi,persentase kegagalanmodal pinjaman, pengelola dan daerah operasi

Perusahaan dalam perekonomian. Perkembangan perusahaan akan berdampak pada perkembangan perekonomian dalam suatu Negara, karna sebab itu pengusaha harus memiliki kerjasama dengan pemerintah supaya mengembangkan perekonomian suatu Negara.

SUMBER : (moebsmart.co.cc)

SISTEM EKONOMI

SISTEM EKONOMI
Sistem perekonomian adalah sistem yang digunakan oleh suatu negara untuk mengalokasikan sumber daya yang dimilikinya baik kepada individu maupun organisasi di negara tersebut. Perbedaan mendasar antara sebuah sistem ekonomi dengan sistem ekonomi lainnya adalah bagaimana cara sistem itu mengatur faktor produksinya. Dalam beberapa sistem, seorang individu boleh memiliki semua faktor produksi. Sementara dalam sistem lainnya, semua faktor tersebut di pegang oleh pemerintah. Kebanyakan sistem ekonomi di dunia berada di antara dua sistem ekstrim tersebut.
Dalam hal ini system ekonomi terbagi dalam berbagai jenis yaitu:
• Sitem ekonomi pasar
• Sistem ekonomi pasar campuran
• Sistem ekonomi terencana

SISTEM EKONOMI PASAR
Sistem ekonomi pasar adalah suatu system perekonomian yang tergantung pada sebuah lingkungan dimana konsumen dan produsen bebas menjual dan membeli barang yang mereka inginkan (dalam batas-batas tertentu). Contoh Negara yaitu Korea Selatan, Mesir, Inggris dan Brazil.
SISTEM EKONOMI PASAR CAMPURAN
Sistem ekonomi pasar campuran adalah system ekonomi yang menggabungkan dua unsur sistem ekonomi yaitu ekonomi pasar dan terencana. Contoh Negara yaitu Amerika Serikat dan Kuba
SISTEM EKONOMI TERENCANA
Sistem ekonomi terencana adalah ekonomi yang mengharuskan pemerintah memiliki dan menggunakan seluruh faktor produksi. Namun, selanjutnya kepemilikan pemerintah atas factor-faktor produksi tersebut hanyalah sementara, bila factor produksi tersebut telah matang maka pemerintah akan memberikannya kepada kaum buruh. Contoh Negara yaitu RRC dan Korea Utara.
Belakang-belakangan ini sedang banya pemerintahan yang menggukan sistem EKONOMI ISLAM karana sistem tersebut tidak berpengaruh besar pada krisis global setahun belakangan ini.

SISTEM EKONOMI ISLAM
Sistem ekonomi islam adalah ilmu yang mempelajari segala prilaku manusia dalam memenuhi kebutuhan hidupnya dengan tujuan memperoleh falah (kedamaian & kesejahteraan dunia-akhirat).
Berikut ini adalah sistem ekonomi menurutpara ahli :
1. S.M. Hasanuzzaman,
“ilmu ekonomi Islam adalah pengetahuan dan aplikasi ajaran-ajaran dan aturan-aturan syariah yang mencegah ketidakadilan dalam pencarian dan pengeluaran sumber-sumber daya, guna memberikan kepuasan bagi manusia dan memungkinkan mereka melaksanakan kewajiban-kewajiban mereka terhadap Allah dan masyarakat.”
2. M.A. Mannan,
“ilmu ekonomi Islam adalah suatu ilmu pengetahuan social yang mempelajari permasalahan ekonomi dari orang-orang memiliki nilai-nilai Islam.”
3. Khursid Ahmad,
ilmu ekonomi Islam adalah “suatu upaya sistematis untuk mencoba memahami permasalahan ekonomi dan perilaku manusia dalam hubungannya dengan permasalahan tersebut dari sudut pandang Islam.”

4. M.N. Siddiqi,
ilmu ekonomi Islam adalah respon “para pemikir muslim terhadap tantangan-tantangan ekonomi zaman mereka. Dalam upaya ini mereka dibantu oleh Al Qur’an dan As Sunnah maupun akal dan pengalaman.”
5. M. Akram Khan,
“ilmu ekonomi Islam bertujuan mempelajari kesejahteraan manusia (falah) yang dicapai dengan mengorganisir sumber-sumber daya bumi atas dasar kerjasama dan partisipasi.”

6. Louis Cantori,
“ilmu ekonomi Islam tidak lain merupakan upaya untuk merumuskan ilmu ekonomi yang berorientasi manusia dan berorientasi masyarakat yang menolak ekses individualisme dalam ilmu ekonomi klasik.”
SUMBER : (putracenter.net ), ( xlvalezlx.blogspot.com )

BENTUK - BENTUK PERUSAHAAN

BENTUK - BENTUK PERUSAHAAN
Perusahaan harus sudah menentukan bentuk perusahaan yang akan diambil, sebelum perushaan itu berdiri.

Syarat-syarat yang harus dipertimbangkan dalam memilih bentuk perusahaan :
  • Jenis usaha yang akan di jalankan
  • Jumlah modal usaha atau kemungkinan untuk menambah modal
  • Rencana pembagian laba
  • Pemegang tanggung jawab
  • Resiko yang akan di hadapi
  • Prinsip pengawasan yang akan di jalankan
  • Jangka waktu beredirinya perusahaan

Beberapa bentuk perusahaan yang ada di Indonesia:

1. Badan Usaha / Perusahaan Perseorangan atau Individu
Perusahaan perseorangan adalah badan usaha kepemilikannya dimiliki oleh satu orang. Individu dapat membuat badan usaha perseorangan tanpa izin dan tata cara tententu. Semua orang bebas membuat bisnis personal tanpa adanya batasan untuk mendirikannya. Pada umumnya perusahaan perseorangan bermodal kecil, terbatasnya jenis serta jumlah produksi, memiliki tenaga kerja / buruh yang sedikit dan penggunaan alat produksi teknologi sederhana. Contoh perusahaan perseorangan seperti toko kelontong, tukang bakso keliling, pedagang asongan, dan lain sebagainya.
ciri dan sifat perusahaan perseorangan :
- relatif mudah didirikan dan juga dibubarkan
- tanggung jawab tidak terbatas dan bisa melibatkan harta pribadi
- tidak ada pajak, yang ada adalah pungutan dan retribusi
- seluruh keuntungan dinikmati sendiri
- sulit mengatur roda perusahaan karena diatur sendiri
- keuntungan yang kecil yang terkadang harus mengorbankan penghasilan yang lebih besar
- jangka waktu badan usaha tidak terbatas atau seumur hidup
- sewaktu-waktu dapat dipindah tangankan
2. Perusahaan / Badan Usaha Persekutuan / Partnership
Perusahaan persekutuan adalah badan usaha yang dimiliki oleh dua orang atau lebih yang secara bersama-sama bekerja sama untuk mencapai tujuan bisnis. Yang termasuk dalam badan usaha persekutuan adalah firma dan persekutuan komanditer alias cv. Untuk mendirikan badan usaha persekutuan membutuhkan izin khusus pada instansi pemerintah yang terkait.
a. Firma
Firma adalah suatu bentuk persekutuan bisnis yang terdiri dari dua orang atau lebih dengan nama bersama yang tanggung jawabnya terbagi rata tidak terbatas pada setiap pemiliknya.
ciri dan sifat firma :
- Apabila terdapat hutang tak terbayar, maka setiap pemilik wajib melunasi dengan harta pribadi.
- Setiap anggota firma memiliki hak untuk menjadi pemimpin
- Seorang anggota tidak berhak memasukkan anggota baru tanpa seizin anggota yang lainnya.
- keanggotaan firma melekat dan berlaku seumur hidup
- seorang anggota mempunyai hak untuk membubarkan firma
- pendiriannya tidak memelukan akte pendirian
- mudah memperoleh kredit usaha
b. Persekutuan Komanditer / CV / Commanditaire Vennotschaap
CV adalah suatu bentuk badan usaha bisnis yang didirikan dan dimiliki oleh dua orang atau lebih untuk mencapai tujuan bersama dengan tingkat keterlibatan yang berbeda-beda di antara anggotanya. Satu pihak dalam CV mengelola usaha secara aktif yang melibatkan harta pribadi dan pihak lainnya hanya menyertakan modal saja tanpa harus melibatkan harta pribadi ketika krisis finansial. Yang aktif mengurus perusahaan cv disebut sekutu aktif, dan yang hanya menyetor modal disebut sekutu pasif.
ciri dan sifat cv :
- sulit untuk menarik modal yang telah disetor
- modal besar karena didirikan banyak pihak
- mudah mendapatkan kridit pinjaman
- ada anggota aktif yang memiliki tanggung jawab tidak terbatas dan ada yang pasif tinggal menunggu keuntungan
- relatif mudah untuk didirikan
- kelangsungan hidup perusahaan cv tidak menentu
3. Perseroan Terbatas / PT / Korporasi / Korporat
Perseroan terbatas adalah organisasi bisnis yang memiliki badan hukum resmi yang dimiliki oleh minimal dua orang dengan tanggung jawab yang hanya berlaku pada perusahaan tanpa melibatkan harta pribadi atau perseorangan yang ada di dalamnya. Di dalam PT pemilik modal tidak harus memimpin perusahaan, karena dapat menunjuk orang lain di luar pemilik modal untuk menjadi pimpinan. Untuk mendirikan PT / persoroan terbatas dibutuhkan sejumlah modal minimal dalam jumlah tertentu dan berbagai persyaratan lainnya.


ciri dan sifat pt :
- kewajiban terbatas pada modal tanpa melibatkan harta pribadi
- modal dan ukuran perusahaan besar
- kelangsungan hidup perusahaan pt ada di tangan pemilik saham
- dapat dipimpin oleh orang yang tidak memiliki bagian saham
- kepemilikan mudah berpindah tangan
- mudah mencari tenaga kerja untuk karyawan / pegawai
- keuntungan dibagikan kepada pemilik modal / saham dalam bentuk dividen
- kekuatan dewan direksi lebih besar daripada kekuatan pemegang saham
- sulit untuk membubarkan pt
- pajak berganda pada pajak penghasilan / pph dan pajak deviden

Dari data diatas perusahaan dapat dibilang memiliki tanggung jawab dan sistem yang berbeda karna setiap perusahaan memiliki caranya masing – masing, jadi dalam berusaha kita tidak usah takut tersaingi karna kita memiliki cara yang berbeda.
Sumber : (hukbis.files.wordpress.com)

LINGKUNGAN PERUSAHAAN DAN TANGGNG JAWAB SOSIAL

LINGKUNGAN PERUSAHAAN DAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL
LINGKUNGAN PERUSAHAAN adalah faktor - faktor intern dan eksterndalam mempengaruhi perusahaan dalam melaksanakan kegiatan perusahaan untuk menjaga kerjasama.
Dalam lingkungan perusahaan dapat memprngaruhi faktor – faktor kinerja seseorang bila perusahaan dapat mengayomi dan mendidik pekerja dengan baik maka perusahaan akan memperoleh hasil yang cukup baik.
Menurut para ahli lingkungan perusahaan terbagi yaitu :
Menurut JAMES A.F. STONER :
• Unsur-unsur tindakan langsung (direct action)
• Unsur-unsur tindakan tak langsung (indirect action)
Menurut T. HANI HANDOKO :
• Lingkungan ekstern mikro (unsur-unsur tindakan langsung atau Khusus)
• Lingkungan ekstern makro (unsur-unsur tindakan tak langsung atau umum)
Menurut CHUCK WILLIAMS :
• Lingkungan khusus
• Lingkungan Umum
• Lingkungan yang Berubah

LINGKUNGAN EKSTERN MAKRO terbagi atas beberapa poin yaitu :
• Pelanggan (tanpa ada pelanggan perusahaan tidak akan bias berjalan)
• Pesaing (sebagai alat perbandingan hasil produksi)
• Pemasok (sebagai penyedia bahan baku dan tenaga kerja)
• Perwakilan Pemerintah (pembuat peraturan dan batasan yang harus di jalankan)
• Lembaga Keuangan (sebagai pemasok dana untuk perusahaan)
LINGKUNGAN EKSTERN MAKRO terbagi juga atas beberapa poin yaitu :
• Ekonomi (keadaan ekonomi dapat mempengaruhi perusahaan yang berada di dalamnya)
• Teknologi (pengetahuan dan peralatan untuk mengubah bentuk input mrnjadi output)
• Politik dan Hukum (sebagai alat pengatur perusahaan)
• Sosial dan Budaya (sebagai pengatur gejolak dalam perusahaan seperti perbedaan pendapat dan lain-lain)

LINGKUNGAN YANG BERUBAH terbagi dalam beberapa poin yaitu:
• Perubahan Lingkungan (angka kecepatan dari perubahan lingkungan umum dan khusus)
• Kompleksitas Lingkungan (jumlah faktor-faktor eksternal yang mempengaruhi dalam organisasi. Contohnya : pengamatan lingkungan, menerjemahkan factor-faktor lingkungan, menghadapi ancaman dan kesempatan)
ETIKA DAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL
Etika berarti suatu pendapat yang benar dan salah atau berarti kewjiban seseorang pada masyarakat. Sedangkan tanggung jawab social adalah kewajiban perusahaan untuk merumuskan kebijakan, mengambil keputusan dan melaksanakan tindakan yang memberikan manfaat pada masyarakat.

SUMBER : (noanggie.wordpress.com) (pksm.mercubuana.ac.id)

Minggu, 03 Oktober 2010

untitle

dunia ini serasa jalan raya. Terkadang ada yang rusak, terkadang ada yang halus, terkadang juga ada yang lancar.


walau mesti begitu kita juga harus bersyukur dengan jalan apa yang kita pilih.
 meski berat pasti disela-sela itu pasti ada hikmah, tapi ingat jangan sampai masuk jalan yang berujung tembok, karna disanalah kita harus kembali dari awal.
 (Lingga Priodila) 04/10/2010